Postingan

Menampilkan postingan dengan label Materi Kuliah

Tafsir, Takwil dan Terjemahan

Gambar
Tafsir, Ta’wil dan Terjemah A. PENGERTIAN TAFSIR, TA’WIL DAN TERJEMAH 1. Pengertian Tafsir  Secara etimologi, tafsir berwazan taf’îl (تفعيل ) berasal dari kata fassaro (فسر) yang memiliki makna menjelaskan, menyingkap dan menampakkan makna yang masuk akal. Dijelaskan di dalam “Lisânul ‘Arab” bahwa al-Fasru bermakna menyingkap yang tertutup maka tafsir adalah menyingkapkan maksud dari lafadz-lafadz yang masih sulit dipahami. Secara terminologi, Abu Hayyan menyebutkan bahwa tafsir adalah tentang bagaimana cara pengucapan lafadz-lafadz Al-Qur’an, mengetahui dalâlahnya (petunjuk), hukum-hukumnya, baik sebagai kata-kata tunggal atau dalam susunan kata dan makna-maknanya yang sesuai dengan apa yang terkandung di dalamnya dan kesempurnaan semua itu. Az-Zarkasyi menjelaskan ilmu tafsir adalah sebuah ilmu yang dengannya memahami Kitabullah yang diturunkan kepada Rasulullah Saw. penjelasan akan makna-maknanya dan mengeluarkan hukum-hukum dan hikmah-hikmahnya. Sementara Az-Zarqoni menjelas...

Israiliyat

Gambar
Israiliyat A. PENGERTIAN ISRAILIYAT Secara etimologi, israiliyat (اإلسرائيليات) adalah bentuk jamak dari Isra’iliyyah (اإلسرائيلية) yaitu ismun (kata benda) yang dinisbatkan pada kata Israil, dari bahasa ibrani yang berarti hamba Tuhan. Secara terminologi, term Isra’iliyyat ada beberapa ulama al-Qur’an yang mendefinisikannya. Ada yang mnejelaskan bahwa Isra’iliyat adalah kisah atau peristiwa yang diriwayatkan dari bani Isra’il. Ada juga mengatakan kisah-kisah yang dikutip dari sumber agama yahudi Nasrani dan agama-agama lainnya (Taurat, Injil, Talmud, dan kitab-kitab suci lainnya).  Adz-Dzahabi menjelaskan bahwa Isrâiliyyât memiliki dua kemungkinan: 1. Kisah dan dongeng kuno yang diselipkan ke dalam tafsir dan hadis yang mana asal riwayatnya kembali kepada sumbernya, yaitu dari Yahudi, Nasrani dan lainnya. 2. Cerita atau kisah yang sengaja disisipkan oleh musuh-musuh Islam ke dalam tafsir dan hadis yang sama sekali tidak memiliki dasar dalam sumber-sumber terdahulu maka yang demiki...

I'jaz Qur'an

Gambar
I’jaz al-Quran A. PENGERTIAN I’JAZ 1. Pengertian I'jaz secara Etimologi  I'jaz (إعجاز)merupakan isim fail dari kata A’jaza (أَعْجَزَ) yang asalnya adalah mu’jizun (مُعْجِزٌ) yang artinya adalah melemahkan atau menjadikan tidak mampu. Kemudian ditambah ta’ marbuthoh (ة) untuk memballaghoh(superlatif). Dengan demikian arti mukjizat secara bahasa adalah sangat melemahkan. Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), kata "mukjizat” diartikan sebagai kejadian yang luar biasa yang sukar dijangkau oleh akal pikiran manusia.  2. Pengertian I'jaz secara Terminologi  a. Manna Khalil Al Qattan; Suatu kejadian yang keluar dari kebiasaan, disertai dengan unsur tantangan, dan tidak akan dapat ditandingi b. Muhammad Bakar Ismail; Perkara luar biasa yang disertai dan diikuti tantangan yang diberikan oleh Allah swt kepada nabi-nabi-Nya sebagai hujjah dan bukti yang kuat atas misi dan kebenaran terhadap apa yang diembannya yang bersumber dari Allah SWT. c. Hasan Zaini; I'jaz (mu'...

Masyarakat Madani

Gambar
Mata Kuliah: Pendidikan Kewarganegaraan   Masyarakat Madani   Oleh: Meta R. Sari  A. Pengertian Masyarakat Madani dan Sejarah Pemikiran Masyarakat Madani 1. Pengertian Masyarakat Madani  Masyarakat Madani diterjemahkan dari kata " Civil society " dalam bahasa Indonesia disebut dengan "masyarakat sipil" atau "masyarakat madani". Secara etimologi Kata madani berasal dari bahasa Arab " Madinah " yang memiliki dua (2) definisi yaitu secara konvensional dan dari segi ilmu kebahasaan. Secara konvensional, kata " Madinah " dapat diartikan sebagai "kota". Yaitu merujuk kepada sebuah kota tempat hijrah Rasulullah Saw yang sebelumnya dikenal dengan kota Yastrib. Tindakan Rasulullah Saw mengubah nama Yastrib menjadi Madinah pada hakikatnya merupakan sebuah proklamir bahwa beliau bersama kaum Muhajirin dan Anshar bertekad membangun mansyarakat beradab. Adapun kata " Madinah " secara ilmu kebahasaan memiliki padanan kata " m...

Materi Kuliah; Konsep dan Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan

Gambar
  Konsep dan Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan  Pendidikan Kewarganegaraan merupakan sarana strategis dalam membentuk warga negara yang beriman, cerdas, dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Secara historis, pendidikan ini lahir dari semangat perjuangan bangsa untuk menumbuhkan rasa nasionalisme; secara sosiologis, berfungsi menanamkan nilai toleransi dan persatuan; secara yuridis, memiliki landasan kuat dalam sistem pendidikan nasional; dan secara politis, membentuk kesadaran serta partisipasi warga dalam kehidupan demokratis. Di era globalisasi, urgensi pendidikan kewarganegaraan semakin penting untuk memperkuat identitas kebangsaan dan tanggung jawab sosial generasi muda Indonesia. Selengkapnya klik di sini  

Materi Kuliah; Konsep dan Urgensi Pendidikan Pancasila

Gambar
Konsep dan Urgensi Pendidikan Pancasila  Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan arah kehidupan berbangsa. Pendidikan Pancasila merupakan upaya sadar dan terencana untuk menanamkan serta mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan peserta didik agar menjadi warga negara yang beriman, berakhlak, dan berkepribadian Indonesia. Secara historis, Pancasila lahir dari hasil pemikiran para pendiri bangsa yang menggali nilai-nilai luhur budaya dan kepercayaan masyarakat Indonesia. Secara sosiologis, Pancasila mencerminkan keanekaragaman dan semangat persatuan bangsa. Secara yuridis, kedudukannya ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai dasar negara dan sumber dari segala sumber hukum. Sementara secara politis, Pancasila berfungsi sebagai ideologi pemersatu yang menjaga arah kebijakan dan stabilitas nasional. Urgensi pendidikan Pancasila semakin kuat di era globalisasi dan kemajuan teknologi saat ini. Me...